Selasa, 13 November 2012

P3K Jika Terserang Virus

   Apa yang and harus lakukan jika computer terinfeksi virus? Jangan buru-buru mengeluarkan ilmu pasopati, alias Format dan install ulang windows. Dalam beberapa kasusu virus, seperti Conficker, ini tidak menyelesaikan masalah. Computer akan terinfeksi lagi begitu dihubungkan dengan jaringan.

   Jadi bagaimana? Coba tangani dulu dengan dua jurus yang seperti dibawah ini. Masa anda kalah dengan virus ,weleh......weleh.............

1.Gunakan System Restore
ini jurus yang paling mudah tetapi ampuh jika anda ingin computer berjalan baik seperti kondisi sebelum terinfeksi virus. System restore adalah salah satu fitur andalan windows Xp dan vista yang secara default diaktifkan saat OS pertama kali di install.

Dengan system restore kita dapat membuat restore point 9yang juga secara otomatis di buat secara berkala oleh windows). Ini mirip mesin waktu. Maksudnya, ketika system berulah alias tidak wajar karena virus kita dapat mengembalikan konfigurasi windows seperti ketika computer sehat. Contoh ada aplikasi yang baru di install dan mengakibatkan OS bermasalah/sering crash. Dari pada pusing dan menghabiskan waktu menganalisa letak kesalahan program, panggil saja restore point pada saat program tersebut belum di install. Maka sim salabin, semua setting registry dan konfigurasi windows lain kembali seperti sedia kala.

Restore point diterapkan jika anda tahu kira-kira kapan virus menginfeksi computer, atau dalam kasus anda tidak menjalankan file virus. Cuma ada syaratnya, yakni system restore tidak di nonaktifkan, oleh pengguna maupun virus(beberapa virus seperti conficcker menonaktifkan system restore sewaktu menyerang computer korbannya). Celakanya, system restore sering menjadi boomerang jika sudah masuk ke restore point, virus yang menginfeksi computer justru terlindungi oleh system restore. Akibatnya, meskipun sudah dibersihkan berkali-kali dengan antivirus, virus adakalannya kukuh bercokol di file-file restore point. Virus akan bangkit lagi dari restore point, ini sangatlah menjengkelkan. Karena itu, setiap kali langkah pembersihan virus dilakukan, langkah pertama yang dilakukan adalah mengnonaktifkan system restore, ini agar virus tidak diproteksi oleh system restore. Berikut langkah-langkah untuk mengembalikan kondisi semula(restore point).:

1.Klik start > All program > Accessoris > system tools > system restore.

2.Akan muncul 3 piliha di layar wizard system restore entar kamu pilih saja Restore my computer to an earlier time lalu klik Next.

3.Berikutnya anda akan dihadapkan pada sebuah kelender, pilihlah waktu ketika computer masih stabil atau belum terinfeksi virus, kemudian klik Next.

4.Pada wizard selanjutnya muncul layar konfirmasi, pilihlah Next.

5.System restore akan berkerja lalu merestar computer, anda perlu menunggu agak lama, sekitar 15 menit(tergantung hardware anda), agar windows mengembalikan restore point.

Sayangnya pada beberapa kasus, virus mencoba mematikan system restore sehingga fitur ini tidak berguna, jadi gunakan fitur system restore hanya jika virus belum mematikan fitur ini.

2.Pembersihan Manual
Jika system restore gagal memulihkan system computer, masih ada cara lain. Jurus terakhir ini adalah pembersihan manual yang paling penting JANGAN PANIK! Langkah berikutnya segerah simpan data perkerjaan anda dan tutup semua program yang sedang aktif. Pastikan data telah tersimpan pada lokasi yang benar atau tepat dan anda mengetahui lokasinya. Setelah itu BACKUP data kemadia penyimpanan lain(USB flash Disk, CD, dll), yang terpisah dari hard disk computer. Ini untuk mencegah hal yang tidak diinginkan pada data anda. Jika memungkinkan , ada baiknya melepaskan hard disk/media lain. Setelah semua hal diatas dilakukan, jalankan langkah-langkah berikut:

1. Instal program antivirus dan lakukan update antivirus jika dikomputer anda sudah terpasang antivirus lakukan saja update antivirus untuk mencegah kemungkinan infeksi virus-virus baru. Jika perlu, unduhlah tool gratis Norman malware Cleaner.

2. Segerah putuskan koneksi internet dan koneksi jaringan lokan (LAN) anda untuk mencegah infeksi virus kejaringan local atau infeksi ulang dari jaringan/internet.

3. Nonaktifkan "system Restore" untuk mempermudah pembersihan virus yang diproteksi oleh Restore point dan nebcegah virus kembali menginfeksi komputer. caranya:
a. Klik kanan pada My Komputer, Klik system properties > system Restore.
b. kenudian pada System properties > system Restore
c. Pada Tab system Restore, conteng pilihan Trun off system Restore On all driver.
d. klik Ok.

4. Lakukan scan virus. biarkan antivirus melakukan scanning secara Full pada komputer, termasuk USB flash disk (jika ada) setelah proses scan selesai, restart komputer jika perlu. Alternatif lain, lakukan scanning dengan menggunakan Removal Tools.

5. Bersihkan temporary file dari kemungkinan masuknya virus. cara nya:
a. Klik Start > All programs > accessoris . system tools > Disk Cleanup.
b. Pada Disk Cleanup, pilih drive yang akan dibersihkan (secara default adalah : C: )
c. Biarkan Disk Cleanup melakukan scanning terlebih dahulu.
d. pilih temporary file yang akan dibersihkan, kemudian klik Ok.
e. Biarkan Cleanup proses berkerja sampai selesai.

  jika sudah melakuka dua jurus diatas, tetapi komputer anda masih bermasalah, jangan ragu-ragu berkonsultasi dengan bagian TI atau vendor antivirus anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar